Categories Technology

Pantai Gading memuncaki grup AFCON 2025 setelah Gabon kembali, Kamerun finis kedua


Pemain pengganti Bazoumana Toure mencetak gol di masa tambahan waktu untuk Pantai Gading yang bangkit dari ketinggalan dua gol untuk mengalahkan Gabon 3-2 di Marrakesh pada hari Rabu dan memuncaki Grup F di Piala Afrika (AFCON) 2025.

Kamerun pun sempat tertinggal saat melawan Mozambik di Agadir, namun gol petir dari Christian Kofane membawa kemenangan 2-1.

Juara bertahan Pantai Gading dan Kamerun sama-sama mengumpulkan tujuh poin dan keduanya memiliki selisih gol plus dua. Pemain Pantai Gading itu menduduki puncak klasemen karena mencetak lima gol dan Kamerun empat.

Hasilnya melengkapi susunan pemain 16 besar. Pantai Gading akan menghadapi Burkina Faso, Kamerun bertemu Afrika Selatan, dan Mozambik menghadapi Nigeria.

Pantai Gading memuncaki grup AFCON 2025

Di pusat kota Marrakesh, Gabon mengguncang Pantai Gading dengan unggul dua gol pada pertengahan babak pertama sebelum sang juara bertahan memperkecil ketertinggalan sebelum turun minum dan tertinggal 2-1 pada babak pertama.

Guelor Kanga mencetak gol pada menit ke-11 untuk Gabonese Panthers, yang pemain sepak bola paling terkenalnya Pierre-Emerick Aubameyang telah kembali ke Prancis untuk perawatan cedera paha.

Pemain terbaik Afrika tahun 2015 itu mencetak gol dalam kekalahan 3-2 dari Mozambik tiga hari lalu yang menyingkirkan Gabon dari perlombaan untuk berada di antara 16 tim yang lolos ke babak sistem gugur.

Pantai Gading semakin tertinggal pada menit ke-21 ketika pemain Los Angeles Denis Bouanga mencetak gol pertamanya di turnamen tersebut.

BACA JUGA: Bagaimana para pemain Sudan menggunakan AFCON 2025 untuk menyatukan negara yang sedang krisis

Pemain Pantai Gading Jean-Philippe Krasso mencetak gol pada menit ke-44 setelah mendapat umpan dari Wilfried Zaha, mantan pemain sayap Crystal Palace yang dipanggil kembali ke AFCON setelah absen pada musim kemenangan 2024.

Sang juara bertahan menarik kapten Franck Kessie dan Zaha di pertengahan babak kedua, namun Amad Diallo, yang mencetak gol di dua pertandingan pertama grup, tetap berada di bangku cadangan.

Pemain sayap Manchester United Diallo akhirnya dimasukkan pada menit ke-76, menggantikan Oumar Diakiate, yang berada di ambang disiplin karena mendapat kartu kuning.

Pemain pengganti lainnya, Evann Guessand, yang menyamakan kedudukan saat waktu normal tersisa enam menit. Striker Aston Villa itu terlambat dimasukkan ke dalam skuad ketika Sebastien Haller yang cedera mengundurkan diri.

Kamerun puas di posisi kedua

Di kota pesisir selatan Agadir, legenda Kamerun Roger Milla dan Samuel Eto’o termasuk di antara penonton yang menyaksikan Mozambik secara mengejutkan memimpin pada menit ke-23.

Geny Catamo dari klub terkemuka Portugal Sporting melepaskan tembakan mendatar yang melambung di depan kiper Devis Epassy dan melayang tepat di dalam tiang kiri.

Keunggulan tersebut bertahan lima menit sebelum juara lima kali Kamerun menyamakan kedudukan ketika Feliciano ‘Nene’ Jone kebobolan gol bunuh diri.

Menghadapi dua penyerang Kamerun yang tidak terkawal, kiper Ivane Urrubal memblok bola yang lepas ke arah Frank Magri.

Upaya Magri membentur tiang dan Nene, yang berusaha menghalaunya, hanya berhasil mengarahkan bola ke gawang Mozambik.

Kamerun kembali menguasai bola 10 menit kemudian tetapi pencetak golnya, Christian Kofane yang berusia 19 tahun dan tinggal di Jerman, dinyatakan offside.

Remaja tersebut menebus kekecewaannya dengan membawa Indomitable Lions unggul pada menit ke-55 melalui tembakan keras dari luar kotak penalti yang melayang ke gawang di bawah mistar gawang.

Agen Togel Terpercaya

Bandar Togel

Sabung Ayam Online

Berita Terkini

Artikel Terbaru

Berita Terbaru

Penerbangan

Berita Politik

Berita Politik

Software

Software Download

Download Aplikasi

Berita Terkini

News

Jasa PBN

Jasa Artikel

News

Breaking News

Berita

More From Author