Uganda Cranes dan Taifa Stars dari Tanzania, bermain imbang 1-1 dalam pertemuan matchday kedua Grup C AFCON 2025 di Stadion Al Medina pada Sabtu malam, hasil yang membuat kedua belah pihak harus bekerja keras saat grup mencapai tahap yang menentukan.
Kontes ini dimulai dengan urgensi dari Uganda, yang ingin bangkit kembali dari kekalahan 3-1 dari Tunisia di pertandingan pembuka turnamen mereka.
Pelatih kepala Paul Put membuat perubahan penting pada starting XI-nya, memberikan kiper veteran Denis Onyango start pertamanya di kompetisi dan memanggil kembali Allan Okello ke dalam lineup. Sementara Gamondi juga memanggil kembali Fei Toto ke lineup awal setelah kalah 2-1 melawan Nigeria.
BACA JUGA: Senegal berbagi poin dengan DR Kongo di AFCON 2025 saat kedua belah pihak semakin dekat ke babak 16 besar
Uganda berbagi rampasan dengan Tanzania
Sejak kick-off, Cranes menekan tinggi dan menunjukkan niat yang jelas, menahan Tanzania di wilayah mereka sendiri.
Peluang awal menyusul. Aziz Kayondo mencoba peruntungannya dari jarak jauh sementara Okello memaksa Zuberi Foba melakukan penyelamatan tajam dengan tendangan rendah dari tepi kotak penalti.
Uganda terus memberikan tekanan, nyaris mencetak gol pada menit ke-12 ketika Rogers Mato melompat tinggi untuk menyambut umpan silang Kayondo, namun sundulannya membentur mistar gawang.
Tanzania kesulitan untuk menyamakan kedudukan, dengan Feisal Salum terjebak offside melalui serangan balik yang jarang terjadi saat Uganda mendikte tempo.
BACA JUGA: Daftar lengkap 32 Bintang Liga Inggris yang diperkirakan akan memeriahkan AFCON 2025

Meskipun Uganda mendominasi, Tanzania menunjukkan bahwa mereka bisa berbahaya. Tepat sebelum turun minum, Kelvin John hampir mencuri keunggulan Taifa Stars, tetapi Onyango melakukan penyelamatan luar biasa, terbang ke kanannya untuk menjaga skor tetap imbang 0-0 saat jeda.
Babak kedua membawa perubahan momentum. Pada menit ke-57, Uganda kebobolan penalti setelah Baba Alhassan dinilai melakukan handball di dalam kotak.
Simon Msuva mengambil tindakan dua menit kemudian dan dengan tenang melepaskan tendangan penalti ke sudut kiri atas, memberi Tanzania keunggulan penting 1-0.
Uganda merespons dengan mendesak tetapi rasa frustrasi mulai muncul. Onyango mendapat kartu kuning pada menit ke-71 saat ketegangan meningkat di area penalti, dengan Cranes berusaha keras untuk mencari gol penyeimbang. Kegigihan mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-80.
BACA JUGA: Pengalaman AFCON 2025: Pusat media kelas dunia Maroko mencuri perhatian saat persiapan Piala Dunia mendapatkan audisi yang sempurna
Denis Omedi mengirimkan umpan silang menggoda dari kanan, dan Uche Ikpeazu mengatur waktu larinya dengan sempurna untuk menyundul bola ke gawang, membawa Uganda kembali menyamakan kedudukan dan memicu kepercayaan di bangku cadangan dan di tribun.
Drama akhir menyusul. Dengan enam menit waktu tambahan, Uganda mendapat peluang emas untuk menyelesaikan comeback.
Pelanggaran di kotak penalti yang dilakukan Haji Mnoga membuat Cranes mendapat penalti saat waktu tersisa dua menit. Namun, tendangan penalti Okello berhasil diselamatkan, menggagalkan Uganda menjadi pemenang yang dramatis.

Pada waktu penuh, papan skor membaca Uganda 1-1 Tanzania.
Kedua tim menunjukkan peningkatan setelah kekalahan di hari pembukaan, namun kehilangan peluang dan momen-momen mahal membuat tidak ada yang bisa meraih tiga poin.
Dengan kualifikasi yang masih seimbang, Cranes dan Taifa Stars kini menuju pertandingan grup terakhir mereka dengan mengetahui bahwa selisih tipis masih dapat menentukan nasib AFCON 2025 mereka.
Uganda akan menghadapi Nigeria sementara Tanzania akan menghadapi Tunisia di pertandingan terakhir penyisihan grup mereka.

Terkait
Agen Togel Terpercaya
Bandar Togel
Sabung Ayam Online
Berita Terkini
Artikel Terbaru
Berita Terbaru
Penerbangan
Berita Politik
Berita Politik
Software
Software Download
Download Aplikasi
Berita Terkini
News
Jasa PBN
Jasa Artikel
News
Breaking News
Berita